Andaikan ‘mimpi’ merupakan kata kerja, maka ia akan mendaki puncak cita tertinggi, menyelam ke dasar demi mendapatkan mutiara impian, membangun peradaban tak tertaklukkan, dan menorehkan sejarah keagungan. Jika ‘mimpi’ adalah kata benda, maka ia akan menjadi air bagi para musafir di tengah gurun perjuangan, menjadi angih yang menghembuskan para penjelajah menaklukkan daratan kesuksesan, dan menjadi peta bagi pencari harta karun terindah dalam peti kemulaan hidup. Itulah mimpi.
gairah dalam bermimpi
Terima kasih telah bergabung dalam jejak para pemimpi, semoga anda dapat merasakan gairah disetiap jengkalnya.
Laman
Jumat, 26 April 2013
Rindu pada butir-butir kata yang seakan terlupa
entah apa dan mengapa, belakangan ini saya merasa jauh dengan aktivitas tulis menulis. Sebuah kecintaanku dulu. entah apa dan mengapa, jemari saya sulit menggoreskan kata demi kata yang dulu menyertainya. entah apa dan mengapa, titik-titik tinta terasa membeku saat ia menetesi lembar-lembar kosong yang dulu ia hiasi. entah apa dan mengapa, semangat saya kian menciut untuk terus melukiskan pelangi manfaat pada langit-langit karya. entahlah, mungkin hati sedang tertukar atau gairah sedang berdiam. entahlah...
saya tidak tahu hari itu kapan, ketika jemariku kembali menetesi lembar-lembar karya untuk menaburkan benih-benih amal dan manfaat kepada sesama. yang pasti, saya yakin jika satu saat nanti ia akan kembali duduk di sisiku.. entahlah...
Langganan:
Postingan (Atom)